Kamis, 29 Oktober 2015

1000 OXYGEN FOR BORNEO AND SUMATRA


Aksi penggalangan dana untuk bencana alam yang terjadi di kalimantan dan sumatra .
Komunitas satubumikita mempersembahkan :
-serambi langit
-kloppas
-pohon tumbang
-blackdozzer
-goval abie basae
-febyolapra 
-alien cikapundung 
-firmandeanto
 

Kamis, 29 oktober 2015
Pukul 17.00 sd selesai
Jln terusan cikapundung
 

Berdiam diri bukan solusi mari bantu saudara saudaramu dengan aksi bergerak
Contact person : abay 085722072848 


Rabu, 21 Oktober 2015

Sedikit Pengantar Dari Sabuki untuk Borneo dan Sumatera

Doc : news.metrotvnews.com
Dampak asap dari kebakaran hutan yang menimpa beberapa daerah Sumatera dan Kalimantan jelas terus menarik perhatian banyak pihak. Kita tarik contoh Provinsi Riau. Sejak beberapa bulan lalu, penerbangan dan sekolah anak-anak misalnya di Kota Riau berulang kali terkendala karena asap yang entah pantas menyebutnya sebagai bencana atau tidak. 


Krisis udara sehat dirasakan tidak hanya oleh warga Provinisi Riau, tetapi juga warga Sumatera bagian lainnya seperti Kota Padang. Belum lagi Kalimantan, Palangkaraya di siang hari rupanya sudah memamerkan warna jingganya. Sungguh itu bukan sunset atau sunrise, melainkan hasil dari udara yang kualitasnya nyaris 'dua belas kali lipat lebih buruk dari ambang batas udara bahaya'.

Sebulan yang lalu misalnya, indeks polusi di Palangkaraya mencapai 2.314,45 mikrogram/m3. Padahal, menurut PP No.41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, batas pencemaran udara yang masih aman bagi makhluk hidup adalah maksimal 150 mikrogram/m3/hari. Bahkan jika merujuk data World Health Organization (WHO) yang memiliki standart polusi udara aman maksimal 50 mikrogram/m3/hari, nilai polusi udara di Palangkaraya saat ini adalah 45 kali lipat di atas batas aman WHO.

Senin, 19 Oktober 2015

Catatan Perjalanan Camping Festival “Seuri Bray”

Oleh : Selvia Andri Yani (Epoy)

Sedari ku mulai terjerumus dengan breng***nya Skripsi, tak banyak waktu untuk aku bersenang – senang dengan kesukaanku terhadap dingin dan sepi. Tapi aku rasa Tuhan jauh lebih mengerti, bagaimana ia memberikan kesempatan kepadaku dengan cara yang keren.
Aku adalah salah satu perempuan penikmat musik, penggemar jalan - jalan, dan menggilai keduanya. Ku rasa Camping Festival adalah hal yang pas untuk dinikmati. Sudah lama tidak ngopi, makan dinesting sembari seuri bareng baraya (dibaca : sambil ketawa bersama saudara).

Informasi event ini aku dapatkan dari seorang pria sanguin di Bandung. Sebut saja dia mas dadang, salah 1 pemain cajon fenomenal Band Parahyena. Dia menyelundup seperti manusia persuasi, dan aku tergoda untuk menjadi peserta tanggal 3- 4 Oktober 2015. Juga, aku memang menyukai Band Parahyena setelah melihat perform-nya di salah 1 café Bandung saat itu. Akhirnya aku memutuskan dengan sadar untuk hadir dalam acara Seuri Bray.
Singkat Cerita.. Aku mendaftarkan diri bersama ke-empat kawanku dari Jakarta. Dia bernama Kikuk, Uya, Bentol, dan Jupe. Lalu kami menunggu hari itu tiba.

Selasa, 13 Oktober 2015

Cerita Camping satubumikita (Part 1)

Oleh : Ria Indhryani



Mereview sebuah event saat sudah tidak lagi menjadi wartawan itu lumayan jadi PR banget. Bukan apa-apa, sudut pandanganya jadi beda karena saya akan menulis sebagai peserta atau bukan pewarta. Padahal, pewarta biasanya jadi peserta juga kan yah? Tapi tetap ajah, pewarta hampir kadang-kadang mendapat akomodir yang spesial dari penyelenggara acara sehingga kebanyakan, komentar yang ditulis sudut pandang pewarta ‘cenderung positif’ atas dasar ketidakenakan dan hal lainnya lah… Hehehee. Wartawan, pasti ngerti banget maksud saya. Apalagi untuk pewarta yang memang ditugaskan oleh kantornya sebagai media partner. Kalau ada pewarta ngulas event dan hasilnya ‘negatif semua’, ini langka dan bisa jadi karena memang terlalu jujur atau sebaliknya tidak merasa puas dengan akomodir yang diberikan. Nah kalau jadi masyarakat biasa [bukan PERS], biasanya bakalan lebih jujur kalau ngulas sesuatu. Positif atau negatif, dihajar sekaligus. Bahasanya juga jadi lebih santai. Nah… Kalau saya sekarang sih, lebih pengen curhat dan share pengalaman saya kemarin camping gimana.

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...