Kamis, 28 Februari 2013

Event: Pendakian ke Gunung Cikuray, Garut 8-10 Maret 2013


Kegiatan satubumikita di bulan Maret 2013.


Sampurasun baraya.. Kumaha damang?   
Yeah, di bulan maret ini kembali satubumikita mengadakan kegiatan di alam, dan kegiatan kali ini adalah mendaki gunung dan berkemah. Gunung yang akan didaki adalah Cikuray yang berada di Garut si Tatar Pangirutan. Cikuray atau cikurai dahulu konon pernah disebut pula sebagai Gunung Srimanganti, memilki ketinggian sekitar 2.818 mdpl. Jalur yang akan kita coba jelajahi adalah dari daerah Cilawu, Dayeuhmanggung. Waktu tempuh mendaki sekitar 10 jam atau lebih. Kegiatan mendaki ini bersifat eksploratif tanpa survey, jadi lebih mengandalkan kekompakan tim, bukan pada guide atau individu perorang. 

Rabu, 27 Februari 2013

Video: Bike to Peak of Mt. Tangkuban Parahu

This video is a satubumikita amateur documentary or reporting by Gustaf.  He single bike from sukawana tea plantation to the peak of  Mt Tangkuban Parahu. Well, check this out. Regards :)



Minggu, 24 Februari 2013

Catatan Perjalanan dan Secercah Inspirasi dari Ibukota




P
erjalanan yang cukup mendadak (bahkan sangat mendadak) di hari sabtu itu pun dimulai. Tak seperti biasa yang ikut berpartisipasi dalam perjalanan kali ini hanya berdua saja, yaitu saya (penulis) dan ceceu. Malam sebelum berangkat kami sudah jarkom ke beberapa teman bahwa satubumikita akan mengadakan kegiatan jalan-jalan hemat alias backpacker ke ibukota, sembari berencana akan berkunjung dan bermalam ke Gubug Komunitas IPPA (Ikatan Peduli Pendidikan Anak) Rawamalang, yang berada di daerah Cilincing, Jakarta Utara. 



Soe Hok Gie



Seorang tokoh atau sosok, baik itu yang dikenal luas ataupun terbatas, bisa jadi merupakan sumber inspirasi bagi banyak orang. Seperti inspirasi dari hasil karya, tindakan, sifat atau apa yang telah dia perjuangkan. Maka dari itu satubumikita mencoba untuk mengapresiasi para tokoh tersebut dengan mencoba sedikit menuliskan kisah hidupnya, yang mungkin sedikit banyak bisa menjadi inspirasi positif dan pelajaran untuk kita sebagai generasi muda.



Soe Hok Gie
Setelah sebelumnya satubumikita membahas F.W Junghuhn. Seperti judul yang tertera di atas, satubumikita mencoba membahas sosok Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa yang selain suka menulis juga seorang pendaki. Tanggal 17 Desember 1942 adalah  dimana Gie dilahirkan di kota Jakarta. Meninggal dunia sehari sebelum berumur 27 tahun tepatnya pada tanggal 16 Desember 1969 di puncak mahameru bersama rekannya  Idhan Dhanvantari Lubis (20 tahun) karena menghirup gas beracun. Gie pernah menulis dalam buku hariannya yang mengutip seorang filsuf Yunani, “nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda”. Memang begitu adanya sosok pemuda kita yang satu ini, Gie mungkin berbahagia mati muda daripada sial berumur sampai tua.  


Rabu, 13 Februari 2013

Bandung, Kota yang dikelilingi Gunung



Dengan morfologi wilayah Bandung yang berada di sebuah cekungan, membuat wilayah Bandung seperti sebuah mangkuk raksasa yang dijejali oleh banyaknya manusia yang menghuninya. Selain itu Bandung pun dikelilingi gunung-gunung yang hampir berada di semua penjuru mata angin. Gunung-gunung di Bandung memang tidak seperti gunung-gunung yang ada di jawa timur atau tengah yang memiliki ketinggian sekitar rata-rata di atas 2.000-3.000 meter di atas permukaaan laut (mdpl).


Franz Wilhelm Junghuhn


Seorang tokoh atau sosok, baik itu yang dikenal luas ataupun terbatas, bisa jadi merupakan sumber inspirasi dari banyak orang. Seperti inspirasi dari hasil karya, tindakan, sifat atau apa yang dia perjuangkan. Maka dari itu satubumikita mencoba untuk mengapresiasi para tokoh tersebut dengan mencoba sedikit menuliskan kisah hidupnya, yang mungkin sedikit banyak bisa menjadi inspirasi positif dan pelajaran untuk kita sebagai generasi muda. 

Junghuhn
Franz Wilhelm Junghuhn (lahir di Mansfeld (dekat Pegunungan Harz), 26 Oktober 1809 – meninggal di Lembang, 24 April 1864 pada umur 54 tahun) adalah seorang naturalis, doktor, botanikus, geolog dan pengarang berkebangsaan Jerman (lalu Belanda).

Junghuhn berjasa sebagai peneliti pulau Jawa dari sudut pandang ilmu bumi, geologi, vulkanologi dan botanik dan juga daerah Batak di Sumatera. Uraian menurut ilmu alam dia tuangkan pada karya utamanya, Pulau Jawa - Bentuknya, Permukaannya dan Susunan Dalam (3 jilid, 1852-54), yang dilengkapi oleh peta pertama dari pulau itu yang terperinci dan mengandalkan. Junghuhn juga menyusun sejumlah herbarium, singkatan ilmiahnya adalah Jungh. Dikenal pada upaya-upayanya untuk membina pemiliharaan pohon-pohon cinchona untuk menghasilkan obat kinine.

Selasa, 05 Februari 2013

Jurnal satubumikita #14: Bertualang Ke Curug Siliwangi



Curug Siliwangi



Udara dingin dan sejuk menyapa kedatangan kami di pagi itu. Pohon pinus berjejer, menjulang serta ditingkahi riak arus sungai Cigeureuh yang menari-nari liar. Gerangan kedatangan satubumikita di kawasan sungai Cigeureuh yang termasuk dalam Wanawisata Gunung Puntang adalah untuk mencoba berkunjung ke salah satu objek air terjun (curug), yaitu Curug Siliwangi. Wanawisata Gunung Puntang berada di daerah Cimaung, Kabupaten Bandung.  Selain Curug Siliwangi, kawasan tersebut menjadi akses masuk menuju dua curug lainnya, yaitu Curug Cikahuripan dan Curug Gentong. Curug Cikahuripan merupakan curug yang terdekat dari area perkemahan serta aksesnya pun cukup mudah dijangkau, curug tersebut memiliki ketinggian sekitar 6 meter dengan aliran air yang jernih. Sedang Curug Gentong merupakan Curug yang jarang dikunjungi, karena jalur yang cukup sulit.   

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...