Kamis, 29 Januari 2015

How i met the mountains: "Darn you, rani!"

Oleh : Tiny Yuniar

Jujur, ga pernah kepikiran bahwa akhirnya saya akan terbawa arus kekinian yang dinamakan "hiking" atau bahasa kerennya muncak, menggunung, muncuk or whatever they said. yeah, i didnt think about it even once in my past life. kenapa? karena dulu paradigma menggunung means: "lo ga akan nemu kamar mandi", "lo ga akan tidur seenak dikasur", "lo akan boker layaknya hewani yang namanya tidak layak dibicarakan disini", "keringet, bau, capek" etc etc etc. "helloooo, barbie harus kotor-kotoran cape-capean?" *minta di lempar swallow*. but hey, itu aku di masa lalu, masa dimana main di mall adalah hal yang paling keren. masa ketika nongkrong di starbuc*s yang order kopi cuma buat numpang eksis di path. masa-masa ketika ke gramed*a cuma buat baca komik gratis. ok well, kita sudahi membahas masa lalu ini, barbie lelah bang! /slaps/ eh, tapi.. cerita ini ga akan pernah lepas dari masa lalu loh.. mau tau kenapa? kiss dulu kak ;;)) hahaha candaaaaa! serius amat bang.
 
well, begini cerita sebenernya kenapa saya bisa terkena hiking-wave (fenomena muncak  yang lagi ngetren karena film 5cm). jengjengjengjeeeet!


film yang bikin naik gunung jadi kekinian
--------

Sabtu, 24 Januari 2015

Bersama Sabuki Jelajah Citatah

Oleh Gita Diana A

Foto oleh Tiny Yuniar | Komunitas Satu Bumi Kita
Minggu, 18 Januari 2015, saya dan beberapa kawan ikutan mejeng pagi-pagi di pintu selatan Stasiun Bandung bersama seratusan orang lain demi ikutan acara jalan-jalan komunitas Satu Bumi Kita ke karst Citatah.


Seru banget, dari pagi-pagi udah heboh. Ada acara temen kita salah kostumlah, mau naik gunung tapi dandanannya a la anak gaul BIP (hahaha). Ada juga acara temen kita malah nyampe di pintu utara. Sakitnya tuh di sini pas saya dan temen saya udah lari-lari pake nyebrang kereta segala dari pintu selatan ke pintu utara demi ngasih tiket ke si telat biar dia bisa masuk, eh ternyata distop sama dua petugas gitu. "Gini ya Mbak, mulai sekarang, tiket KRD cuma bisa diterima di pintu selatan, ga bisa di pintu utara." Alhasil si telat harus muter lagi ke pintu selatan, deh. Untung doski bawa motor. Untungnya juga nggak ada dari kita yang ketinggalan KRD ke Padalarang.

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...