Selasa, 10 November 2015

Catatan Perjalanan Gunung Slamet ( Komunitas satubumikita )

Oleh : Bayu Surya Ginanjar

Jumat , 30 Oktober 2015


Saya, Ari , Andri , Lastri ,Mamang Jangkung Rani Dan Pepen bersiap untuk memulai perjalanan menuju gunung Slamet. Perjalanan ini merupakan perjalanan yang sudah lama direncanakan, namun hanya 7 orang yang siap dalam pendakian ini . Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah.  

Kami sepakat untuk menggunakan kereta api. Kereta api yang akan kami gunakan yaitu kereta api Serayu jurusan Bandung-Purwokerto. Kami sengaja menggunakan kereta api malam agar bisa beristirahat di perjalanan. Kereta Serayu pergi dari stasiun Kiaracondong pada pukul 12.30 dini hari. Sebelumnya saya meminta teman teman untuk membeli tiket kereta pada H-7 agar tidak kehabisan dan akhirnya 2 orang teman kami terpaksa menggunakan BUS (Rani dan Pepen)  Akhirnya kita janjian di stasiun kiaracondong pukul 22.00 saya yang diantar oleh mut pun tiba lebih awal dan sambil menunggu teman teman yang lain . Akhirnya kereta Serayu tiba dan kami pun naik kereta tersebut. Tak lama kereta melaju kami tidur dalam perjalanan.


Sabtu , 31 Oktober 2015

Kereta dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 7 pagi. . Pukul 7 kami tiba di stasiun Purwokerto dan keadaan masih gelap padahal waktu sudah menunjukkan pukul 7. Keadaan stasiun Purwokerto sangat nyaman dan bersih sehingga kami betah untuk berlama-lama di stasiun tersebut. Pada pukul 10  kami meninggalkan stasiun. ketika meninggalkan stasiun sebentar  dari stasiun seorang supir angkutan menghampiri kami. Dia menawarkan kami untuk ke desa Bambangan (Purbalingga) menggunakan angkutannya akhirnya kami deal dengan harga Rp 50.000 sampai pos bambangan. Kebetulan di dekat stasiun terdapat warung nasi. Jumlahnya lumayan banyak sekitar 5 warung. Akhirnya kami pun memutuskan untuk singgah di salah satu warung. Di warung tersebut kami makan dengan lahap. . Setelah beres makan akhirnya kita bertemu dengan pendaki dari jakarta memutuskan untuk bareng untuk sampai bambangan, kelompok kami dan kelompok pendaki dari Jakarta memulai perjalanan ke Bambangan dengan menggunakan avanza.akhirnya kita sampai di basecamp pukul 11.00.

Setelah beristirahat dan solat dzuhur di base camp kami pun bersiap untuk pendakian. Kami memulai pendakian pada pukul 1 siang. Setelah berpamitan kami pun pergi. Sebelumnya kami pun menanyakan apa saja hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pendakian. Setelah pamit dan berdoa kami memulai perjalanan.  

Perjalanan dari base camp menuju pos 1 didominasi oleh ladang warga. Semua warga tersebut sangat baik sehingga setiap melewati ladang kami selalu ditawari sayuran hasil panen. Setelah sekitar 1 jam 30 menit kami tiba di pos 1. Di pos 1 terdapat tempat yang terbuat dari seng. Kami pun istirahat sambil menuinggu rani dan pepen yang nyusul dan akhirnya mereka datang . Setelah beristirahat selama 1 jam kamipun melanjutkan perjalanan ke pos 2. Perjalanan ke pos 2 didominasi oleh hutan. Waktu tempuh dari pos 1 ke pos 2 yaitu sekitar 2 jam. Perjalanan dari pos 2 ke pos 3 memakan waktu 1 jam. Pos 3 merupakan pertemuan jalur bambangan dan jalur pemalang. Di pos 3 kami beristirahat untuk melaksanakan sholat. Setelah beristirahat selama 30 menit kamipun melanjutkan perjalanan ke pos 4. Perjalanan masih didominasi oleh hutan. Dari pos 4 kami melanjutkan perjalanan ke pos 5 selama jam. Di pos 5 terdapat mata air dan bedeng tapi sayang karena kita mendaki di musim kemarau mata air nya kering.  Di pos 5 masih terdapat babi hutan.akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di pos 5 karena hari yang sudah gelap kami pun membangun tenda di pos 5. Area pos 5 cukup luas dan cukup untuk sekitar 8 tenda. Kami pun bermalam di pos 5. Keadaan alam saat itu kurang bersahabat. Angin kencang terjadi sepanjang malam. Namun alhamdulilah tidak disertai hujan. Kami pun berencana untuk summit attack ke puncak sekitar pukul 3 dini hari.

Minggu, 1 November 2015

Pukul setengah 3 dini hari alarm sudah berbunyi dan bersahut-sahutan. Namun kami masih belum bangun. Mungkin kami terlalu lelah. Pukul  03.00 saya bangun dan membangunkan teman-teman. Mereka baru bisa dibangunkan pukul 3. Pukul 3 kami bersiap-siap untuk perjalanan ke puncak. Kami hanya membawa makanan ringan serta barang-barang lain yang penting untuk dibawa ke puncak . Kami akhirnya pergi ke puncak pukul 03.30. perjalan ke puncak didominasi oleh pohon edelweiss. Di pos 7 dan 8 masih terdapat pohon-pohon hangus berwarna hitam sisa-sisa kebakaran lalu. Setelah pos 8 track didominasi oleh pasir dan bebatuan. Pada batas vegetasi ada sebuah makam, entah itu makam atau hanya batu nisan.


Perjalanan menuju puncak merupakan perjalanan terberat.Kawan saya yang kecapean memaksa saya untuk beristirahat menunggu dia kembali semangat , AYOOOO SEMANGAT KUNGGG !!


Summit Attack
  
 Di sinilah terlihat sekali rasa persahabatan dari kawan-kawan .Sekitar pukul 6 kami tiba di puncak. Angin di puncak sangat kencang. Kami pun berjalan dengan jongkok untuk menghindari terbawa angin hehe. Karena cuaca yang begitu dingin dan angin kencang. Kebiasaan kami ketika mencapai puncak, kami selalu berfoto. 

Di puncak Slamet terlihat gunung sindoro dan sumbing yang saling berdampingan. Indah sekali pemandangan di atas puncak. Kami tak henti-hentinya mengagumi kekuasaan Allah. Setelah 1 jam lebih berada di puncak kami akhirnya turun. Perjalanan turun tidak seberat naik namun licin dan menyebabkan sering jatuh. KSekitar pukul setengah 10 kami tiba di pos 5 dan memutuskan untuk memasak. Pada pukul set 11 kami mulai packing. Pukul 11.30 kami bersiap untuk turun. Perjalanan turun tidak seberat perjalanan naik. Namun turun sangatlah menyiksa jempol kaki yang menahan tumpuan. Di pos 1 awan hitam mulai turun, sekitar pukul set 4 jarak pandang menurun karena kabut dan awan hitam.  Tak lama kami tiba di kebun warga yang jauh , sekitar pukul 18.00 akhirnya kita sampai di basecamp ,Setelah tiba di basecamp kami memesan tempe mendoan di warung depan basecamp dan juga kami memesan nasi goreng untuk pengganjal perut. dan akhirnya kita memutuskan untuk menginap di desa bambangan karena cuaca hujan dan gelap.



Hallo Mut






satubumikita






Senin , 2 November 2015 

Sekitar pukul 8 pagi Kami pulang bersama anak Jakarta menggunakan mobil carry kami memutuskan untuk explore purwokerto dulu tujuan batu raden dan sorenya kita ke stasiun purwokerto untuk pulang.


1 komentar :

Silahkan berkomentar, menyanggah, bertanya ataupun ingin berkorespondensi.



Terima kasih

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...