Senin, 16 November 2015

Catatan Perjalanan Jalan-jalan Curug Malela, 15 November 2015




Oleh : Dini Rusmiati

Selamat pagi.

Happy Monday
Biar makin happy nih ada dokumentasi tulisan dari kegiatan Satubumikita Piknic to Malela Waterfall 15 Nov 2015 kemarin..





FYI kegiatan kali ini diikuti sekitar 50 baraya mulai dari yang baru memulai aktivitas outdoor sampai memang sebelumnya sudah mempunyai background penggiatalam. Alhamdulillah semua sangat antusias bahkan selama perjalanan baraya saling share pengalaman tentang kegiatan outdoor nya masing-masing. Ada yang mulai menemukan teman baru untuk next trip, ada yang serius nyimak, ada yang asik #kodekeras uups, ada yang saking menikmati perjalanannya sampai pulas tidur dan banyak lagi keseruan lainnya..

Sekilas tentang Curug Malela.

Curug Malela (Malela's Waterfall) terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga – Gununghalu Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Hulu sungai berasal dari lereng utara Gunung Kendeng, gunung berapi yang terletak di sebelah barat Ciwidey, mengalir melalui Sungai Cidadap – Gununghalu. Curug Malela ini memiliki ketinggian sekitar 60-70 meter dan mempunyai lima buah jalur air terjun. Sungguh membuat kami tak henti-hentinya takjub betapa pada Maha Karya Sang Pencipta. Jika baraya memperhatikan di sebelah kanan terlihat sebuah tebing yang cukup tinggi  yang mengarah ke bawah. Diamati sepertinya dulu nampaknya dinding ini juga sebuah air terjun, terbayang betapa indah dan megahnya Curug Malela ini.



Estimasi perjalanan menggunakan truck berangkat pukul 08.00 wib dari meetting point Museum Sribaduga sampai di lokasi tujuan sekitar 11-12an wib, kurang lebih 3jam. Track yang dilalui menggunakan truck dari Bandung- batujajar- gununghalu- bunijaya (rongga) mulai dari jalanan aspal yang landai, memasuki alun - alun dengan jalan beton, berkelok-kelok, menanjak, memasuki bunijaya perjalanan mulai berguncang dengan jalan yang bergelombang kombinasi batu dan tanah bahkan sesekali melewati lumpur sehingga baraya pun riuh rendang meluapkan ekspresi nya dengan berteriak, tertawa & tidak ketinggalan masih ada yang #kodekeras. Bila diibaratkan  guncangannya seperti naik kora-kora atau ombak banyu, badan ikut berguncang seketika.


Sampai di lokasi parkiran, baraya segera turun dari truck sekedar melemaskan ketegangan selama perjalanan sejenak. Tidak lama baraya briefing yang dipimpin oleh  Kakak Gustaf untuk menjelaskan sekilas aturan yang harus dipatuhi selama piknik terutama etika dalam mengunjungi tempat wisata alam.
Berdoa...

Baraya dibebaskan untuk menikmati waktu pikniknya baik untuk berselfie, gruvie, makan dengan memperhatikan keselamatan..

Menuju lokasi utama Curug Malela ditempuh dengan trekking menurun berundak sekitar 15-30 menit dengan pemandangan sekelilingnya yang indah. Sampai di Curug Malela baraya langsung menuju spot tertentu untuk mendapatkan view paling indah mendekati air terjun. Tampak senyuman baraya yang senang jadi ingat kutipan Bpk.Ridwan Kamil kalau ada yang masih galau, murung & bermuram durja ada indikasi baraya tersebut kurang piknik. Ya inilah jawabannya Satubumikita piknic to Malela's Waterfall mengajak baraya supaya indeks kebahagiaannya meningkat,  menyatu dengan alam tanpa merusak tetapi cukup dinikmati & menjaganya. Menjaga hatinya juga boleh #eeeh


Kembali ke perjalanan, hari itu cuaca cukup cerah ceria cenderung panas (apa siih) jadi pas ketemu air bawaanya baper #eeh maksudnya jadi seneng pengen nyebur berasa curug punya sendiri, sedikit mengkhayal supaya gak baper hehe. Kalau saya sudah merasa lapar jadi memilih istrahat sejenak di bawah pepohonan rindang bersama yang lain sembari loading carbo dari bekal yang sudah dibawa dengan menu nas TO alias tutug oncom yang agak hambar kalo teh Ceceu. Rasanya kalau makan bersama dengan suasana seindah ini jadi rindu sama yang gak ikut #eeeh, maksudnya jadi rindu mau kesini lagi.


Sudah cukup loading carbo saatnya  menikmati suasana..

Menikmati air jatuh dibawah langit teduh.
Memercikan rasa merdu seolah berirama penuh
Bermandikan udara hangat menelisik ruang hati tanpa peluh.
Merendam kaki untuk mendinginkan tegang..
Antara lembaran terjunya air yang kupandang.
Menarik nafas panjang mencium aroma wangi yang riang.
Senyum - senyum manusia tersembul mengudara..
Menghancurkan benteng kedukaan yang tertinggal rela..

Air ..
Langit..
Udara..
Sukacita..
Penat yang lenyap..
Terbawa akan emosi terkendali untuk kujelang hari..

Berselang setelah cukup menikmati saatnya pulang baraya. Ada waktu yang lumayan membuat satu sama lain menunggu tapi semoga ini jadi peluang rindu untuk kembali bertemu dalam kegiatan semacam ini lagi ya mungkin ke tempat yang lainnya lagi.. Aamiin..

Ditutup dengan foto bersama baraya dan tag line SABUKI HUHH HAAH dan doa penutup.

Perjalanan dengan rute yang sama hanya tujuan kali ini adalah pulang. Sekitar pukul 4 perjalanan pulangnya dimulai dengan track berguncang nah kan kondisi nya baraya sudah mulai lelah jadi ekspresi sudah mulai lelah cenderung ngantuk ditambah cuaca mulai mendung dan sempat di guyur hujan di beberapa titik. Bayangannya bukan lagi hujan romantis tapi hujan membawa kantuk, tapi kan baraya sudah seharian bersama jadi perjalanan pulangnya sudah saling akrab becanda & mengurangi rasa kantuk sekedar menghibur diri serta menghimpun kesan dari kegiatan kali ini.


Sampai di meeting point sebelumnya di Museum. Sribaduga pukul 19.00 baraya turun dari truck lalu meneruskan perjalanan pulang masing- masing ke rumah. Mohon maaf atas kurang lebihnya dari kegiatan kali ini semoga membawa energi positif untuk menjalani hari selanjutnya.

Berpisah untuk bertemu ya..

Nanti ketemu Satubumikita lagi dalam kegiatan selanjutnya di suasana yang bahagia.

Jangan lupa berbahagia
Jangan lupa makan
Jangan lupa minum
Jangan lupa tersenyum
Jangan lupa diri
Jangan lupakan asal diri ini
Jangan lupa sayangi orang tua
Jangan lupa sayangi keluarga
Jangan lupa sayangi seseorang
Dan jangan lupa bernafas ya..

Karena dengan mengingat masih membuat kita bahagia 😊

SABUKI HUUH HAAH..


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, menyanggah, bertanya ataupun ingin berkorespondensi.



Terima kasih

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...