Kamis, 06 Februari 2014

Laporan Bantuan Sosial Paska Banjir di Desa Segaran, Karawang, Jawa Barat

Laporan Bantuan Sosial Paska Banjir di Desa Segaran, Karawang, Jawa Barat

NO
TANGGAL
DONATUR
DONASI
1
28 Januari 2014
Rani
Pakaian + Rp. 200.000
2

Yeye
Pakaian + Rp. 200.000
3
30 Januari 2014
Soetjahjo
Pakaian + Mie 2 dus
4

Lestari
Mie 2 dus
5

Rukmana
Pakaian + Mie 2 dus
6

Endang
Pakaian
7

Johanes
Pakaian
8
31 Januari 2014
Uci / ana
Pakaian
9

Ibu Rt 02 Pajagalan
Pakaian
10

Novi
Rp.100.000
11

Ita / seno
Pakaian
12
01 Februari 2014
Ekfa
Rp. 100.000
13

Ibunya Ita
Pakaian + Rp.200.000
14

Asma
Pakaian
15

Yuni
Rp. 100.000
16
02 Februari 2014
Cantigi
Rp. 300.000
17

Pre Order kaos sabuki #2
Rp. 150.000





Keterangan:

Donasi Uang
Sisa saldo uang donasi pertama Rp.    185.000
Saldo uang donasi kedua Rp. 1.150.000
Total Donasi    Rp. 1.335.000

1.       Pengeluaran untuk operasional pengiriman
Sewa Mobil untuk pengiriman Bantuan Rp. 250.000
Bensin (PP)     Rp. 150.000
Karcis Tol (PP)   Rp. 81.0000
Jumlah Pengeluaran operasional   Rp.481.000

2.       Pengeluaran untuk membeli bahan makanan/barang tambahan
Beras 1 karung, susu kemasan, kornet, sarden kaleng, snack anak-anak, teh kemasan,makanan ringan,pampers,mie instan.
Jumlah Pengeluaran bahan makanan/tambahan  Rp.854.000


Saldo Akhir
Total Donasi     Rp. 1.335.000 -
Jumlah Pengeluaran operasional      Rp.   481.000  -
Jumlah Pengeluaran bahan makanan/tambahan    Rp.   854.000  -
Saldo       Rp.    0
               
Bantuan berupa pakaian layak pakai dan barang/makanan  sudah disalurkan/dititipkan ke kantor Desa Segaran, Batujaya, Karawang pada hari minggu tgl 2 Februari 2014 dan telah diterima oleh perangkat desa. 

Kondisi desa yang terdampak banjir pada saat hari H sudah surut dan warga sudah mulai beraktivitas normal. Banjir sendiri diakibatkan oleh meluapnya sungai citarum yang persis berada dibelakang rumah warga. 

Semoga bantuan kawan semua bermanfaat. 

Terima kasih






Bandung, 6 Februari 2014


Komunitas satubumikita

Senin, 27 Januari 2014

Laporan Kegiatan Bantuan Sosial Bencana Alam Banjir Wilayah Pesisir Subang



No
Tanggal
Donatur
Donasi
1
24-01-2014
Agus Setiawan
15 Dus Mie Instan
2

Gustaf
Pakaian Dewasa pria
3

Yanstri Meridianti
Rp. 200.000
4
25-01-2014
Hasby
Pakaian Dewasa Pria / Sarung + Rp.50.000
5

Deni Hadiansyah
Pakaian Dewasa Pria / Remaja Putri
6

Tika
Pakaian Remaja Putri + Selimut
7

Cumi / wulan / Anton
Pakaian Remaja Putri / Pria / Anak-anak
8

Tato Yuniarto / Lestari
Pakaian Ibu-ibu / Dewasa Pria + Rp.400.000
9

Kawan / Keluarga Gustav
Pakaian Dewasa Pria / Ibu-ibu
10
26-01-2014
Anonim
Pakaian Dewasa Pria
11

Onde
Pakaian Dewasa Pria
12

Derul
Pakaian Dewasa Pria + Rp. 55.000

Keterangan :
Bantuan berupa barang/pakaian dan mie instan dititipkan di Kantor Kecamatan, Posko Bencana Alam Desa Bobos, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang. Desa/wilayah yang terdampak banjir mencapai belasan desa dan kecamatan di kabupaten subang dan sekitarnya. Banjir diakibatkan oleh tanggul sungai Cipunagara yang jebol. Menurut Camat Bobos, daerah yang masih tergenang tinggi oleh banjir yaitu desa wanajaya, untuk menuju tempat tersebut diharuskan menggunakan perahu. Bantuan sendiri sudah banyak berdatangan seusai banjir surut sekitar hari sabtu (25 januari 2014).  Untuk waktu tempuh normal dari Bandung mencapai lokasi Banjir sekitar 4 jam perjalanan berkendara.

Kamis, 23 Januari 2014

PENGGALANGAN DANA BANTUAN SOSIAL Komunitas satubumikita PEDULI BENCANA ALAM WILAYAH SUBANG JAWA BARAT

Donasi dikumpulkan oleh anggota sukarelawan dan sumber donasi umum baik dari kalangan teman, relasi, perusahaan, organisasi (non politik)

Bentuk donasi berupa :
  • Uang tunai /transfer (BNI No. Rekening  0288147263 a/n Gustaf Ridwan Munandar)
  • Barang (pakaian layak pakai, selimut, makanan bayi, sembako, dll), bisa di titipkan di Jl.Cikutra. Gg.Bougenville. No.37 a / 138 b. Bandung (sebrang sman 10). Atau dijemput.
Donasi akan disalurkan menjadi beberapa gelombang (tergantung parah dan lamanya bencana di sana). Gelombang pertama akan dimulai pada hari minggu (26 Januari 2014), sekaligus pemetaan sederhana lokasi bencana. Bagi yang berminat untuk ikut dan membantu dalam hal transportasi/akomodasi, bisa hubungi nomor kontak kami.
Untuk informasi dan konfirmasi :

085724411985 (Gustav)
081910120717 (opik)

 Yuuk kita bantu saudara-saudara kita di daerah subang-pamanukan.

Terima kasih.

Senin, 20 Januari 2014

Wali Pohon di Taman Buru Masigit Kareumbi, 2014

Sebagian hasil dari uang produksi Kaos satubumikita (Pre order bagian 1) tahun 2014 sebesar Rp.300.000 dialokasikan untuk didonasikan mengadopsi / wali pohon di kawasan Taman Buru Gunung Masigit - Kareumbi yang berjumlah 6 pohon (1 pohon Rp.50.000). Taman Buru yang sekaligus kawasan konservasi tersebut berada di derah Cicalengka yang terdiri dari 3 daerah administratif, yaitu kabupaten Bandung, Sumedang dan Garut. 

Terima kasih kawan semua yang sudah ikut patungan, semoga kita bisa mengadopsi / menanam lebih banyak pohon lagi, serta dapat mendukung program-program yang bermanfaat bagi kelangsungan dan kelestarian alam kita, baik dari organisasi luar / lain maupun  dari komunitas satubumikita sendiri.



Untuk keterangan lebih lanjut mengenai kawasan konservasi Masigit Kareumbi dan program wali pohon yang digagas oleh BBKSDA dan Wanadri, silahkan kunjungi laman berikut ini :

Minggu, 19 Januari 2014

Tektok Kembang - Cikuray

Teks : Moch. Khaerul Anwar (Derull)
Foto : Yudi (onde) 



Bermula dari celetukan di group BBM (blackbery messenger), ka Cikuray yuk ah..?. Kemudian berlanjutlah saling sahut menyahut. Singkatnya, kami yang ikut bersembilan orang sudah tentukan hari sabtu tanggal 04 Januari 2014 jam 15:00 WIB kumpul di Terminal Lw.Panjang-Bandung. Naik kendaraan pribadi/peserta (milik Pa’ Firman, hatur nuhun pisan sangat) dengan biaya sharecost. Sabtu itu pasti macet, bisa dipastikan. Efeknya waktu keberangkatan molor beberapa menit. Tak tahu orang-orangnya yang suka ngaret atau mesti menyalahkan waktu, kondisi lapangan dalam hal ini lalu lintas jalanan ibukota Jawa Barat ini. Entahlah…
 

Minggu, 05 Januari 2014

Sepintas Mengenal Cantigi

Saat mendaki sebuah gunung, apakah kita pernah memperhatikan tumbuhan dengan daun cantik berwana hijau kemerahan atau keunguan dengan teksur yang keras? Bisa jadi tumbuhan tersebut adalah Cantigi, yang mempunyai nama latin (Vaccinium varingiaefolium). Tumbuhan dengan ranting dan akar yang kuat mencengkeram tanah atau batuan. Di beberapa daerah Cantigi memiliki beberapa nama lokal atau sebutan seperti, Manis Rejo di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kalimuntiang  di wilayah Sumatra Barat atau Deliam Montak di sekitaran kalimantan. Cantigi sendiri cukup dominan tumbuh di hutan sub-alpin, tetapi ada juga yang hidup di sekitaran pantai.



Daun Cantigi di Gunung Ciremai, Doc: satubumikita

Selasa, 31 Desember 2013

Jurnal satubumikita #22 : Belajar dari alam yang terkembang, Ciremai



Tak terasa penghujung  tahun 2013 masehi akan berlalu, pun dengan kegiatan-kegiatan perjalanan yang telah satubumikita jalani selama 2 tahun lebih ini. Banyak suka duka, yang datang dan pergi. Semoga sedikit  banyak ada pelajaran dan pembelajaran yang dapat kita ambil dari setiap perjalanannya untuk diterapkan di kehidupan kita sehari-hari. 

Selain kegiatan yang satubumikita jalani, tak terasa pula sudah 2 digit tulisan amatir yang tergores, yang penulis namakan Jurnal satubumikita. Jurnal satubumikita sendiri merupakan sebuah reportase amatir perjalanan berkala dari komunitas satubumikita. Tulisan yang dipublikasikan di blog (satubumikita.blogspot.com) ini hanya semata-mata sebagai salah satu bagian dari dokumentasi perjalanan. Data dan keterangan yang tercantum bisa saja tidak valid dan akurat, koreksi bisa dilayangkan di bagian komentar atau email satubumikitaeo@gmail.com. Selamat membaca dan wilujeung taun baruan.

***

Jumat, 13 Desember 2013

Manfaat Mendonorkan Darah Bagi Kesehatan Kita


Di dalam sebuah berita online, satubumikita mendapati bahwa kantung darah di Indonesia tidak pernah cukup dan bahkan selalu kurang setiap tahunnya, bisa jadi atau hampir pasti karena orang yang membutuhkan darah lebih banyak daripada orang yang mendonorkan darah. Oke, satubumikita tidak akan membahas hal kekurangan darah tersebut lebih jauh lagi, tapi akan sedikit membahas mengenai manfaat mendonorkan darah bagi kesehatan si pendonor yang mungkin bisa sedikit memancing orang untuk mendonorkan darahnya.



Kaos satubumikita

Merchandise Kaos Komunitas satubumikita untuk semua (umum dan anggota) :)


Bagian depan



Bagian Belakang


Rabu, 11 Desember 2013

Komunitas satubumikita di Majalahjalanjalan, edisi Desember 2013

Komunitas satubumikita berkesempatan masuk rubrik komunitas di majalah jalanjalan edisi Desember. Halaman berapa? Cek di toko buku dan majalah terdekat di kota kamu :)

Sabtu, 07 Desember 2013

Sepintas Mengenal Si Bunga Abadi, Edelweiss

Edelweiss di Gunung Papandayan, foto : Ajeng

Kali ini satubumikita akan sedikit mencoba membahas mengenai bunga simbol keabadian, yaang banyak ditemui di pegunungan. Ya, simbol tersebut adalah sebuah tumbuhan yang berbunga, dan itu adalah Edelweiss. Sering kali kita tergoda untuk memetiknya dan membawa pulang bunga tersebut untuk menjadi kenang-kenangan atau untuk seseorang, pesona bunga kecil tersebut seolah memang menjadi daya tarik tumbuhan yang semakin langka tersebut.

Jumat, 06 Desember 2013

Event : Mendaki Gunung Ciremai, Via Apuy, 19 - 22 Desember 2013





Salam satubumikita. Kegiatan kedua di bulan Desember yang basah ini komunitas satubumikita kembali sejenak menjelajah alam bumi pasundan, yaitu mendaki Gunung Ciremai. Jalur yang akan kita lalui nanti adalah melalui jalur Apuy yang berada di wilayah Majalengka. Ciremai sendiri seperti yang kawan-kawan ketahui merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, selain itu Ciremai memiliki kisahnya di kalangan masyarakat sunda. Maka dari itu, satubumikita mencoba selain lebih mendekatkan diri pada sang pencipta semesta dan menempadiri, juga menengok dari dekat dan mengapresiasi sejarah serta mitos-mitosnya yang beredar.


> Kegiatan ini diadakan pada tanggal 19 – 22 Desember 2013 (Kamis Malam berangkat dari Bandung)

> Kumpul : 19 Desember, Kamis malam

Senin, 02 Desember 2013

Jurnal satubumikita #21 : Sejenak Menjelajah Gunung Kerenceng




Suara adzan maghrib mulai berkumandang menggema di seantero kampung dari corong pengeras suara sebuah surau. Langit senja bercampur awan hitam bergumpal memekat menemani  kaki yang lelah berjalan. Di sebuah warung, segerombolan orang berkumpul menghela nafas sembari menunggu kawan yang tak kunjung tiba. Sedikit kerisauan akhirnya terjawab, kawan yang ditunggu pun datang bersama mobil bak terbuka yang biasa mengangkut hasil bumi. Kegembiraan pun mulai terpancar kembali, senyum sumringah mulai terkembang diiringi guyonan dan candaan mengobati kelelahan. Di pelupuk mata lamat-lamat terlihat kerucut  gunung berselimut halimun. Lampu kota di kejauhan mulai berkelap-kelip ditimpali angin malam yang mulai berhembus pelan. Sejurus kemudian deru mesin lokomotif mengakhiri perjalanan satubumikita di ahad itu.   


12 jam yang lalu

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...