Senin, 01 Oktober 2012
Rabu, 26 September 2012
Jurnal satubumikita #9 : Jejak-jejak di Gunung Guntur
Jurnal satubumikita
Terik sang surya tak lagi hangat tapi cukup menyengat, menyiangi ubun-ubun kepala dan tubuh kami di antara pagi menjelang siang. Peluh dan debu-debu yang ultra mengganggu berterbangan menerpa wajah yang tertutup masker atau kain penutup hidung, yang terlihat kini hanya kolektif mata penuh semangat menatap jauh ke gunung yang telanjang cokelat abu-abu seolah tanpa pohon. Di atas truk pasir yang melaju seperti jet coster atau wahana uji adrenalin di taman bermain dunia fantasi, kami bertumpu bergerombol menuju titik wahana yang sesungguhnya yaitu wahana alam. Sebuah wahana yang bukan ciptaan manusia tapi ciptaan sang maha pencipta.
***
Rabu, 12 September 2012
Setahun Yang Singkat
Tidak terasa waktu bergulir begitu cepat, dan setahun sudah kita bersama dalam naungan sebuah kolektif amatir bernama satubumikita. Didirikan atas dasar kesamaan kesukaan terhadap apa yang dinamakan sebuah petualangan dan perjalanan.
Selasa, 11 September 2012
Green Canyon atau Cukang Taneuh
Green Canyon atau Cukang Taneuh adalah salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran. Objek wisata ini merupakan aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktit dan stalagmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.
![]() |
Rabu, 29 Agustus 2012
Event : Hiking & Backpacking Gn.Guntur, Garut (22-23 Sept)
![]() |
Lukisan Gunung Guntur, oleh Franz Wilhelm Junghuhn (1856).
|
Di bulan september nanti, satubumikita kembali mengadakan sebuah kegiatan petualangan yaitu hiking, backpacking dan berkemah ke Gunung Guntur Garut. Gunung Guntur sendiri memiliki ketinggian sekitar 2.249 Meter dpl.
Kembali satubumikita mengajak teman-teman semua untuk ikut berpartispasi dalam kegiatan petualangan menuju gunung yang pernah didaki oleh F.W. Junghuhn seorang bonatis eropa dan petualang serta orang yang berjasa dalam pembibitan pohon kina di Nusantara khususnya Jawa Barat sekitar pertengahan abad ke -18.
Potensi Wisata Curug (Air Terjun)
![]() |
| Curug malela, Doc satubumikita 2011 |
Begitu pula dengan Propinsi Jawa Barat (Jabar). Salah satu propinsi terbesar di Indonesia ini memang memiliki kekayaan dan bentang alam yang indah serta menyimpan begitu banyak keindahan yang tak ternilai.
Salah satu objek wisata di Jabar yang cukup berpotensi menjadi wisata andalan adalah wisata curug (dalam bahasa sunda berarti air terjun), karena cukup banyaknya curug yang tersebar di setiap kota/kab di Jabar. Bisa dikatakan mungkin masih banyak curug yang belum dikenal masyarakat banyak dan masih alami.
Selasa, 28 Agustus 2012
Penentuan Arah Tanpa Kompas dan Gps
Ada artikel menarik tentang penentuan arah tapi tidak menggunakan kompas ataupun GPS. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki hoby bertualang di dalam hutan atau naik gunung.
Untuk menentukan arah mata angin, kompas memang sangat diperlukan. Tapi bagaimana kalau Anda lupa membawanya saat berada di tengah hutan? Agar tidak tersesat, ikuti 7 tips berikut.
Bepergian ke tempat asing, terutama hutan atau gunung, mengharuskan traveler untuk membawa kompas. Sayangnya, keberadaan benda yang satu ini sering terlupakan, bingung menentukan arah jika tersesat pun bisa membayangi Anda.
Agar dapat kembali ke tujuan semua, ikuti 7 tips cara menentukan arah tanpa menggunakan kompas.
Selasa, 14 Agustus 2012
Jurnal satubumikita #8 : Berbagi Keceriaan dan Bermain Bersama anak-anak di Kaki Burangrang
Kakak-kakak pendamping yang kurang lebih berjumlah 16 orang harus mengaping sekitar 36 anak-anak usia 5-10 tahun yang berasal dari Kampung Cijanggel, Desa Kertawangi, Kab.Bandung Barat.
Senin, 30 Juli 2012
Kamis, 26 Juli 2012
Gunung Papandayan Tempo Dulu
Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung. Terdapat beberapa kawah yang terkenal. Di antaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk.
Papandayan tercatat beberapa kali erupsi. Di antaranya pada 1773, 1923, 1942, 1993, dan 2003. Letusan besar yang terjadi pada tahun 1772 menghancurkan sedikitnya 40 desa dan menewaskan sekitar 2951 orang. Daerah yang tertutup longsoran mencapai 10 km dengan lebar 5 km.
Senin, 16 Juli 2012
Jurnal satubumikita #7 : Bertualang ke Curug Cileat, Subang
![]() |
| Foto Keluarga di Curug Cileat Subang : Kamera Eko Black |
Minggu pagi yang cerah, mentari pagi pun mulai menghangat menemani awal perjalanan kami. Ya! perjalanan kami, perjalanan satubumikita yang akan mencoba menikmati petualangan, serta keindahan alam tatar pasundan di pelosok kabupaten Subang. Objek utama yang akan kami tuju di hari itu adalah jejeran air terjun (curug) serta beberapa objek alam indah menarik lainnya.
Jumat, 13 Juli 2012
Foto Gunung Cikuray, Garut Tempo Dulu
Kamis, 12 Juli 2012
Talaga Bodas, Garut Tempo Dulu
Talaga dalam bahasa Sunda berarti telaga atau situ, dan 'bodas' berarti putih. Talaga bodas berarti telaga yang putih. Tapi sebenarnya telaga ini adalah kawah di atas puncak Gunung Talaga Bodas bekas letusan berabad-abad lalu. Kalderanya yang beku kemudian digenangi air hingga membentuk telaga. Disebut Telaga Putih karena telaga ini memang didominasi warna putih lantaran kandungan belerangnya cukup tinggi.
Gunung
Talaga Bodas sendiri berada di wilayah perbatasan Kabupaten Garut dan
Tasikmalaya. Tepatnya di selatan Kecamatan Wanaraja. Kawahnya berada
di tengah-tengah hutan hujan tropis yang cukup lebat. Jarak kawah ini
dari pusat Kota Garut sekitar 28 km.
Di kaki Gunung Talaga Bodas pun dulu ditemukan perkampungan yang luar biasa. Semua rumah, kandang serta gudang dibangun dengan pola atap rumah yang mirip rumah gadang di Padang. Semua rumah punya interior yang dibagi simetris dan juga punya ruang wanita. Pada tahun 1935 perkampungan ini terbakar habis.
Dibawah ini ada beberapa foto-foto lawas Talaga Bodas, Garut, Check this out.
Di kaki Gunung Talaga Bodas pun dulu ditemukan perkampungan yang luar biasa. Semua rumah, kandang serta gudang dibangun dengan pola atap rumah yang mirip rumah gadang di Padang. Semua rumah punya interior yang dibagi simetris dan juga punya ruang wanita. Pada tahun 1935 perkampungan ini terbakar habis.
Dibawah ini ada beberapa foto-foto lawas Talaga Bodas, Garut, Check this out.
![]() |
| Judul Asli Gambar : "Litho naar een oorspronkelijke aquarel van J.C. Rappard.. Het meer Telaga Bodas." Telaga (Talaga) Bodas Garut tempo dulu (sekitar tahun 1882-1889) . Foto : Tropen Museum |
Event : Trekking Curug Cileat, Subang
Label:
AIR TERJUN CILEAT SUBANG
,
EVENT
Rabu, 11 Juli 2012
Gunung Ceremai Tempo Dulu
Gunung Ceremai atau biasa dinamakan "Ciremai" secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53' 30" LS dan 108° 24' 00" BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







